Wali Kota Probolinggo Ajak Masyarakat Sukoharjo Wujudkan Ekonomi Sirkular untuk Dukung Probolinggo Bersolek

Wali Kota Probolinggo, Dr. H. Aminuddin, mengajak warga Kelurahan Sukoharjo menerapkan ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah yang bijak untuk mendukung program Probolinggo Bersolek. Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan bersih sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Wali Kota Probolinggo Ajak Masyarakat Sukoharjo Wujudkan Ekonomi Sirkular untuk Dukung Probolinggo Bersolek

Kanigaran – Camat Kanigaran Purwantoro Noviyanto, S.STP., M.Si. mendampingi Wali Kota Probolinggo Dr. H. Aminuddin, Sp.Og(K). M.Kes dan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo dalam kegiatan Pelatihan Penerapan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) Kelurahan Sukoharjo Tahun 2026 yang mengusung tema "Penerapan Ekonomi Sirkular di Tingkat Kelurahan dengan Memilah Sampah Menjadi Lingkungan Bersih dan Keluarga Sejahtera". Kegiatan yang diinisiasi Pokmas Menara ini diikuti oleh pengurus RT/RW, PKK, LPM, Karang Taruna, PKK, Posyandu, Kelompok Disabilitas Kelurahan,  kader lingkungan, dan tokoh masyarakat tersebut menjadi momentum memperkuat peran masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Dalam arahannya, Wali Kota Probolinggo menegaskan bahwa konsep ekonomi sirkular bukan hanya tentang pengelolaan sampah, tetapi merupakan perubahan pola pikir masyarakat agar mampu mengelola sumber daya (alam maupun buatan) secara bijak, mengurangi limbah, meningkatkan nilai ekonomi, serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif.

Wali Kota mengaitkan semangat tersebut dengan program Probolinggo Bersolek, yang telah menghadirkan berbagai perubahan nyata di Kota Probolinggo. Berbagai pembangunan strategis seperti revitalisasi Alun-Alun Kota Probolinggo, penataan Jalan Soekarno-Hatta, revitalisasi Jalan Panglima Sudirman, pengoperasian Kereta Komuter SUPASPRO (Surabaya–Pasuruan–Probolinggo), hingga berbagai peningkatan infrastruktur perkotaan telah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Berbagai capaian tersebut telah mendorong pertumbuhan ekonomi dan turut meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Probolinggo. Ke depan, pemerintah juga terus mendorong pembangunan strategis lainnya, termasuk pengembangan kawasan stasiun, revitalisasi Terminal Bayuangga, dan infrastruktur pendukung lainnya," ujar Wali Kota. Lebih lanjut, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mendukung pembangunan dengan menggali dan mengembangkan potensi lokal di masing-masing wilayah.

Sementara itu, Camat Kanigaran pada prinsipnya siap mengawal program Probolinggo Bersolek melalui pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan. Menurutnya, setiap kelurahan memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda sehingga perlu dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi dan sosial masyarakat.

"Khusus Kelurahan Sukoharjo, kami melihat memiliki potensi besar untuk mengembangkan berbagai kegiatan seni, budaya, ekonomi kreatif, serta pariwisata berbasis masyarakat. Potensi tersebut perlu terus digali melalui penyelenggaraan berbagai event budaya, festival lingkungan, bazar UMKM, dan kegiatan kreatif lainnya sehingga mampu menjadi daya tarik sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat," ungkap Camat Kanigaran.

Camat juga mengajak masyarakat untuk menjadikan budaya memilah sampah, menjaga kebersihan lingkungan, dan mendukung ekonomi sirkular sebagai gerakan bersama. Menurutnya, lingkungan yang bersih akan menciptakan kawasan yang nyaman, meningkatkan nilai kawasan, serta membuka peluang berkembangnya sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.

Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Kelurahan Sukoharjo dapat menjadi salah satu kawasan yang mampu menghadirkan inovasi pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan sekaligus mendukung terwujudnya Probolinggo Bersolek sebagai kota yang bersih, indah, maju, berdaya saing, dan semakin menarik sebagai tujuan investasi maupun wisata.

Salam Harmoni Kanigaran Hebat.

LINK TERKAIT