NGOBRAS SAGA, Inovasi Kelurahan Kanigaran Perkuat Komunikasi dan Percepat Pelayanan Publik

PROBOLINGGO – Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, menghadirkan inovasi pelayanan publik bertajuk NGOBRAS SAGA (Ngobrol Santai Bersama Warga) sebagai upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat melalui Ketua Rukun Warga (RW). Inovasi ini menjadi forum koordinasi rutin yang dilaksanakan setiap bulan untuk menyerap aspirasi, mengidentifikasi permasalahan wilayah, serta menyusun solusi dan tindak lanjut secara kolaboratif.

Program tersebut lahir dari evaluasi terhadap pola koordinasi yang selama ini masih bersifat insidental. Akibatnya, berbagai persoalan di lingkungan masyarakat sering terlambat teridentifikasi sehingga penanganannya membutuhkan waktu lebih lama.

Lurah Kelurahan Kanigaran, Mas Ariek Fajeri Zunaidi, S.H., M.H., mengatakan bahwa NGOBRAS SAGA merupakan bentuk transformasi pelayanan publik yang menempatkan komunikasi sebagai fondasi utama dalam penyelesaian persoalan masyarakat.

“Kami ingin membangun pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui NGOBRAS SAGA, setiap Ketua RW memiliki ruang untuk menyampaikan kondisi riil di wilayahnya, sehingga pemerintah kelurahan dapat merespons lebih cepat, tepat, dan terukur. Forum ini bukan sekadar rapat bulanan, tetapi menjadi sarana membangun kolaborasi dalam menyelesaikan persoalan bersama,” ujar Mas Ariek.

Dalam pelaksanaannya, forum NGOBRAS SAGA diawali dengan penyampaian informasi terkini dari pemerintah kelurahan, dilanjutkan laporan kondisi wilayah oleh masing-masing Ketua RW, diskusi bersama, identifikasi permasalahan, penyusunan solusi, pembagian tugas, hingga monitoring tindak lanjut pada pertemuan berikutnya. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mengubah pola koordinasi dari yang semula reaktif menjadi proaktif, sistematis, dan berkelanjutan.

Sejak diterapkan, inovasi ini dinilai mampu mempercepat penyampaian informasi, meningkatkan koordinasi antarwilayah, mempercepat penyelesaian berbagai persoalan lingkungan, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Camat Kanigaran, Purwantoro Noviyanto, mengapresiasi lahirnya inovasi tersebut sebagai salah satu bentuk penguatan tata kelola pemerintahan yang partisipatif di tingkat kelurahan.

“Kami mendukung penuh inovasi NGOBRAS SAGA karena mampu menghadirkan ruang komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Ketika koordinasi berjalan secara rutin, berbagai persoalan dapat diantisipasi lebih dini sehingga pelayanan publik menjadi semakin cepat, responsif, dan berkualitas. Inovasi seperti ini diharapkan dapat menjadi budaya kerja di lingkungan pemerintahan,” katanya.

Melalui NGOBRAS SAGA, Kelurahan Kanigaran tidak hanya membangun forum komunikasi, tetapi juga menciptakan mekanisme pelayanan publik yang berbasis partisipasi masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan dalam forum menjadi dasar penyusunan tindak lanjut dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan penyelesaiannya.

Pemerintah Kelurahan Kanigaran berharap inovasi ini dapat terus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat serta menjadi contoh praktik baik dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan warga.


LINK TERKAIT