Gang Kastir Sukoharjo Tampil Beda! Camat Kanigaran Dampingi Wali Kota Nikmati Kreativitas Warga dalam Lomba Lampu Hias 2026
KANIGARAN – Suasana penuh semangat dan kreativitas warga mewarnai kunjungan lapangan Lomba Lampu Hias Antar Kelurahan Tahun 2026 di Jalan KH Hasan Genggong, Gang Kastir, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Rabu (2/9/2026) malam.
Dalam kunjungan tersebut, Camat Kanigaran, Sekcam bersama Lurah dan Ketua TP PKK Kelurahan Sukoharjo beserta jajarannya serta tiga pilar mendampingi Wali Kota Probolinggo bersama Ketua TP PKK Kota Probolinggo, Sekretaris Daerah, Asisten, serta Tim Penilai Lomba
KANIGARAN – Suasana penuh semangat dan kreativitas warga mewarnai kunjungan lapangan Lomba Lampu Hias Antar Kelurahan Tahun 2026 di Jalan KH Hasan Genggong, Gang Kastir, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Rabu (2/9/2026) malam.
Dalam kunjungan tersebut, Camat Kanigaran, Sekcam bersama Lurah dan Ketua TP PKK Kelurahan Sukoharjo beserta jajarannya serta tiga pilar mendampingi Wali Kota Probolinggo bersama Ketua TP PKK Kota Probolinggo, Sekretaris Daerah, Asisten, serta Tim Penilai Lomba Lampu Hias untuk melihat secara langsung kreativitas dan inovasi masyarakat Gang Kastir.
Kehadiran rombongan disambut meriah dan penuh kehangatan oleh warga. Penyambutan diawali dengan pemotongan pita dan pengalungan dan pemberian buket bunga, dilanjutkan dengan yel-yel penuh semangat yang dibawakan anak-anak serta penampilan tarian oleh warga sekitar.
Antusiasme tersebut menjadi gambaran kuat bahwa lomba lampu hias tidak sekadar menghadirkan dekorasi lingkungan, tetapi telah menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas, memperkuat kebersamaan dan menghidupkan potensi kampung.
Rombongan kemudian menyusuri Gang Kastir untuk melihat berbagai kreativitas yang ditampilkan warga. Sepanjang gang, beragam ornamen dan penataan lingkungan hadir dengan karakter yang unik.
Mulai dari tanaman dan penghijauan, lampu-lampu hias, kolam, mural, hingga berbagai ornamen kreatif ditata sedemikian rupa sehingga menghadirkan suasana lingkungan yang hidup dan menarik pada malam hari.

Yang menarik, kreativitas warga tidak berhenti pada aspek estetika. Gang Kastir juga memperlihatkan semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dukungan terhadap UMKM serta kepedulian terhadap lingkungan dengan memanfaatkan berbagai bahan daur ulang menjadi ornamen dan dekorasi.
Hal tersebut menunjukkan bahwa kreativitas kampung dapat berjalan beriringan dengan semangat lingkungan hijau, ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat.
Ramah Tamah, Tumpeng dan Degan Bakar Jadi Penutup Hangat.
Usai menyusuri dan meninjau berbagai kreativitas warga sepanjang Gang Kastir, rombongan kemudian mengikuti ramah tamah bersama masyarakat setempat. Suasana yang sebelumnya semarak dengan penampilan seni dan penyambutan warga berlanjut menjadi semakin akrab dalam suasana penuh kekeluargaan.
Kegiatan ramah tamah ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur sekaligus apresiasi atas kebersamaan dan gotong royong warga dalam mempersiapkan lingkungan menyambut Lomba Lampu Hias Antar Kelurahan Tahun 2026.
Momen tersebut semakin istimewa dengan suguhan kuliner khas Gang Kastir, yakni degan bakar. Kelapa muda yang diolah dengan cara dibakar tersebut menjadi sajian unik yang turut diperkenalkan kepada rombongan sebagai salah satu kekayaan kuliner dan kreativitas warga setempat.
Wali Kota bersama rombongan pun menikmati hidangan yang disajikan warga dalam suasana santai dan penuh keakraban. Degan bakar bukan sekadar sajian, tetapi menjadi bagian dari cerita dan identitas Gang Kastir yang ingin diperkenalkan melalui momentum lomba.
Camat Kanigaran Purwantoro Noviyanto, S.STP., M.Si. mengapresiasi kekompakan warga Kelurahan Sukoharjo yang telah mempersiapkan lingkungan secara gotong royong dan menghadirkan berbagai inovasi.
“Yang kita lihat malam ini bukan hanya lampu yang indah, tetapi ada cerita tentang gotong royong, kreativitas, kepedulian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi warga. Inilah kekuatan kampung ketika masyarakat bergerak bersama,” ujar Camat Kanigaran.
Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi kunci dalam menghadirkan lingkungan yang bersih, indah, tertib, aman, nyaman dan memiliki daya tarik tersendiri.
Kegiatan penilaian ini sekaligus menjadi momentum untuk melihat bagaimana semangat “Kanigaran Hebat” diwujudkan dari lingkungan paling dekat dengan masyarakat.
Dari gang kecil, lahir kreativitas besar. Dari gotong royong warga, tumbuh kampung yang semakin hidup.
Gang Kastir Sukoharjo membuktikan bahwa ketika warga bergerak, lingkungan bersolek, UMKM tumbuh dan kreativitas menyala, sebuah kampung mampu menjadi ruang kebanggaan bersama.
Kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat malam itu menjadi gambaran bahwa lomba lampu hias bukan hanya tentang siapa yang paling terang dan paling indah, tetapi tentang bagaimana sebuah lingkungan mampu menampilkan potensi, kreativitas, budaya, UMKM dan semangat gotong royong warganya.
Dari lampu hias yang menyala, mural yang bercerita, tanaman yang menghijau, UMKM yang bergerak, hingga degan bakar yang menjadi sajian khas, Gang Kastir Sukoharjo menghadirkan pengalaman kampung yang memiliki karakter tersendiri.
Gang Kastir bersinar bukan hanya karena lampunya, tetapi karena warganya yang kompak dan kreatif.
Kanigaran Hebat — Kampungnya Kompak dan Kreatif, Lingkungan Bersolek, Warga Bergerak!