Camat Kanigaran Buka Pelatihan Produk Kreatif, Dorong Sampah Bernilai Guna dan Bernilai Ekonomi

KANIGARAN – Upaya mendorong kreativitas, kepedulian lingkungan, sekaligus kemandirian ekonomi masyarakat terus diperkuat Pemerintah Kecamatan Kanigaran. Hal tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Dasar Pembuatan Produk Kreatif bagi Masyarakat Kelurahan Sukoharjo, yang dibuka oleh Camat Kanigaran di Aula Kantor Kelurahan Sukoharjo, Selasa (29/9/2026).

KANIGARAN – Upaya mendorong kreativitas, kepedulian lingkungan, sekaligus kemandirian ekonomi masyarakat terus diperkuat Pemerintah Kecamatan Kanigaran. Hal tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Dasar Pembuatan Produk Kreatif bagi Masyarakat Kelurahan Sukoharjo, yang dibuka oleh Camat Kanigaran di Aula Kantor Kelurahan Sukoharjo, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan mengusung tema “Pelatihan Pembuatan Keranjang Sampah Kreatif dalam Mendukung Kebersihan dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Kelurahan”. Pelatihan diikuti masyarakat Kelurahan Sukoharjo, khususnya unsur TP PKK dan anggota Bank Sampah Kelurahan Sukoharjo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Sukoharjo beserta jajaran, TP PKK Kelurahan Sukoharjo, Pokmas Menara, LPM, serta unsur masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam arahannya, Camat Kanigaran Purwantoro Noviyanto, S.STP., M.Si. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang diinisiasi Pokmas Menara dan Kelurahan Sukoharjo ini, yang dinilai memiliki keterkaitan erat antara pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, barang bekas atau bahan yang tersedia di sekitar tidak selalu harus berakhir sebagai sampah. Dengan kreativitas dan keterampilan, bahan tersebut dapat diolah menjadi produk yang memiliki fungsi sekaligus nilai ekonomi.

“Sampah bukan hanya persoalan yang harus dibuang. Dengan kreativitas dan keterampilan, sesuatu yang sederhana dapat kita ubah menjadi produk yang bermanfaat, menarik dan memiliki nilai ekonomi,” ujar Camat Kanigaran.

Camat juga mendorong peserta untuk tidak berhenti pada kemampuan membuat keranjang sampah kreatif, tetapi terus mengembangkan berbagai produk lainnya yang fungsional, inovatif, memiliki ciri khas dan berpotensi menjadi produk UMKM.


Aspek kualitas dan daya saing juga menjadi perhatian. Peserta didorong untuk memperhatikan kerapian, desain, fungsi, kreativitas serta kebutuhan pasar, sehingga produk yang dihasilkan tidak sekadar menjadi kerajinan, tetapi dapat dikembangkan sebagai peluang usaha.

Kreativitas Menjadi Modal Pemberdayaan.

Pelatihan ini menghadirkan perwakilan dari produk Sam Brunang, sebagai narasumber. Peserta mendapatkan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis dalam memanfaatkan bahan yang tersedia atau bahan daur ulang menjadi produk kreatif berupa keranjang sampah.

Melalui metode praktik, peserta diharapkan mampu memahami proses pembuatan sekaligus mendapatkan inspirasi untuk mengembangkan produk kreatif lainnya sesuai potensi dan kebutuhan masyarakat.

Camat Kanigaran menekankan bahwa keberhasilan kegiatan tidak hanya dilihat dari selesainya pelatihan, tetapi dari keberlanjutan setelah kegiatan.

“Jangan berhenti pada pelatihan. Jadikan keterampilan hari ini sebagai modal untuk terus berkreasi, berinovasi dan melihat peluang. Kita ingin lingkungan semakin bersih, masyarakat semakin produktif, dan kreativitas dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga,” pesannya.


Melalui kolaborasi pemerintah kelurahan, PKK, Bank Sampah dan masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem pemberdayaan yang menghubungkan kepedulian lingkungan dengan peluang ekonomi, sekaligus memperkuat semangat Kanigaran Hebat dalam mendukung Probolinggo Bersolek Luar Biasa.


Salam Harmoni Kanigaran Hebat

LINK TERKAIT