Tahap Wawancara Nominasi Keluarga Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Jatim, Wali Kota Sampaikan Upaya Strategis
Kota Probolinggo berhasil masuk nominasi 3 besar Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. KB Ceria Kelurahan Curah Grinting, Kecamatan Kanigaran mewakili dalam lomba tersebut. Secara daring, tahapan Desk Audit dan Wawancara oleh tim juri kepada Wali Kota Probolinggo Amnuddin, Jumat (24/4) di Command Center.
Paparan Lomba Kampung KB
Kota Probolinggo berhasil masuk
nominasi 3 besar Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Tingkat
Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. KB Ceria Kelurahan Curah Grinting, Kecamatan
Kanigaran mewakili dalam lomba tersebut. Secara daring, tahapan Desk Audit dan
Wawancara oleh tim juri kepada Wali Kota Probolinggo Amnuddin, Jumat (24/4) di
Command Center.
Tim juri yang dimaksud dari
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN Perwakilan BKKBN
Provinsi Jawa Timur. Dalam pemaparann, wali kota menjelaskan komitmennya dalam
mendukung program keluarga berkualitas di wilayahnya. Tercatat ada 219 posyandu
di Kota Probolinggo yang semua kader telah diberi pelatihan mengakses
digitalisasi dan sarana prasarana yang memadai. “Semua kader telah dilengkapi
sarananya sehingga mereka bisa melakukan komunikasi secara langsung on time dan
real time baik up dating data maupun dalam proses pengentasan kemiskinan maupun
stunting,” ujar wali kota yang juga dokter spesialis kandungan ini.
Ya, angka stunting di Kota
Probolinggo dari 14% turun jadi 9,6%. Untuk menguatkan data, pemkot pun bekerja
sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) setempat. “Jadi di kelurahan, RT, RW,
kemudian kader posyandu kita tingkatkan kualitas, pengetahuan, dan melek
digitalisasinya. Termasuk menaikkan honor RT RW dalam rangka up dating dan
penguatan - penguatan posyandu di 6 SPM yang baru," jelas Dokter
Aminuddin.
Kota dengan jenama daerah,
Probolinggo Kota BERSOLEK ini, terus meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.
Di antaranya dengan upaya mewujudkan Open Defecation Free (ODF), Perilaku Hidup
Bersih dan Sehat (PHBS), kegiatan peningkatan ekonomi keluarga, pendidikan,
pengolahan sampah hingga memperindah kawasan.
Pada kesempatan itu, kepada tim
juri, Wali Kota Aminuddin menjelaskan pula program yang telah dijalankan selama
pemerintahannya dengan sinergi pentahelix. Seperti penguatan ketahanan pangan
dengan peternakan burung puyuh, pisang cavendish, event untuk UMKM dan budaya,
beasiswa kuliah untuk keluar tidak mampu, pengentasan pendidikan untuk anak
putus sekolah melalui sekolah kejar paket.
“Kami terus berkomitmen bagaimana
menunjang keluarga sejahtera di Kota Probolinggo. Mohon arahan tim juri kepada
kami yang ada di Kota Probolinggo ini, dalam sekejap saja dengan program -
program ini bisa menyelesaikan semua permasalahan yang ada. Kami berharap semua
keluarga di Kota Probolinggo menjadi keluarga yang sejahtera kemudian mampu
mengangkat derajatnya ke jenjang yang lebih tinggi," pungkas wali kota.
Kegiatan siang itu, dilanjutkan
paparan Lurah Curahgrinting Rois Siswanto, dan Ketua Tim Pokja Kampung KB Ceria
Saiful Rahman. Kemudian masuk pada sesi wawancara oleh pihak tim juri yang
dipimpin oleh Yuni Dwi Tjadikijanto. Ia memberikan apresiasi segala kegiatan
dan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama di Kelurahan
Curah Grinting.
“Saya ingin mengucapkan apresiasi
sebesar - besarnya kepada Bapak Wali Kota yang sudah menyiapkan berbagai
dukungan termasuk tidak hanya regulasi, keputusan, tapi juga anggaran untuk
meningkatkan insentif RT, RW tadi, salah satunya dari sekian banyak yang sudah
dilakukan oleh bapak Wali Kota untuk meningkatkan pengelolaan pemerintahan di
Kota Probolinggo," ujar Yuni Dwi.
Ditemui usai kegiatan Kepala
Dinkes PPKB Kota Probolinggo dr. Intan Sudarmadi menyampaikan di Jawa Timur ada
tiga kota yang terpilih. Selain Kampung KB Ceria Kelurahan Curah Grinting, ada
Surabaya dan Kota Kediri. “Kegiatan ini merupakan evaluasi
penilaian dari provinsi, istilahnya diklarifikasi dari selama ini yang
dilakukan. Harapannya tidak hanya lomba, karena lomba ini sebagai pemacu, tapi
yang penting semua program - program yang direncanakan bisa berjalan untuk
perbaikan masyarakat. Kemajuan Kota Probolinggo itu harus rutin berjalan dan
berkesinambungan," harapnya.
Turut hadir pada kegiatan
tersebut, Kepala PD terkait Pemkot Probolinggo, Ketua Tim Penggerak PKK
Kecamatan Kanigaran, Ketua TP PKK Kelurahan Curah Grinting dan Anggota Tim
Pokja Kampung KB Ceria Kelurahan Curah Grinting.