Musrenbang Kelurahan Kebonsari Wetan Dorong Usulan Berkualitas dan Tepat Sasaran

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Kebonsari Wetan diselenggarakan pada Selasa (27/1) siang di Aula Kelurahan Kebonsari Wetan.

Musrenbang Kebonsari Wetan

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Kebonsari Wetan diselenggarakan pada Selasa (27/1) siang di Aula Kelurahan Kebonsari Wetan. Kegiatan ini diikuti oleh 28 peserta yang berasal dari unsur masyarakat dan perangkat daerah.

Musrenbang dibuka oleh Camat Kanigaran Purwantoro Noviyanto, S.STP., M.Si., yang didampingi Lurah Kebonsari Wetan, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Statistisi Muda BPS Kota Probolinggo, serta Ketua LPM Kelurahan Kebonsari Wetan.

Dalam sambutannya, Camat Purwantoro menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan, mulai dari sosialisasi, penjaringan usulan, hingga Musrenbang tingkat kota. Ia menegaskan bahwa usulan yang diajukan diharapkan mampu menghasilkan program prioritas yang berkualitas, tidak hanya berorientasi pada kuantitas.

Lebih lanjut, Camat Purwantoro mengingatkan agar usulan pembangunan yang diajukan harus bebas dari permasalahan, seperti sengketa lahan maupun penolakan warga. Hal tersebut penting agar program yang telah disetujui tidak terkendala pada tahap pelaksanaan akibat keberatan dari masyarakat itu sendiri.

Ia juga menekankan bahwa terdapat enam program prioritas yang menjadi fokus pembangunan, sehingga setiap usulan perlu disusun secara matang, jelas sasaran, serta benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Statistisi Muda dari BPS Kota Probolinggo turut menyampaikan sosialisasi terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi yang dilakukan setiap sepuluh tahun sekali. Sensus ini mendata seluruh pelaku usaha, baik kecil, menengah, maupun besar, mulai dari tukang becak hingga pedagang sayur, dengan pengecualian sektor pertanian.

Selain itu, dijelaskan pula manfaat Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) sebagai instrumen penting untuk melihat struktur dan kondisi perekonomian di suatu wilayah, yang hasilnya dapat menjadi dasar perumusan kebijakan pembangunan daerah.

 

LINK TERKAIT