Menteri Zulhas Kunjungi Kota Probolinggo, Pastikan Gizi Siswa dan Stabilitas Ketahanan Pangan
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan meninjau pelaksanaan program prioritas pemerintah di dua sekolah Kota Probolinggo, yakni MAN 2 dan SMAN 1, Jumat (24/4).
Kunjungan Menteri Zulhas
Menteri
Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan meninjau pelaksanaan program
prioritas pemerintah di dua sekolah Kota Probolinggo, yakni MAN 2 dan SMAN 1,
Jumat (24/4). Kunjungan ini difokuskan pada evaluasi pelaksanaan Program Makan
Bergizi Gratis (MBG) serta memastikan mutu konsumsi siswa tetap memenuhi
standar gizi yang ditetapkan.
Dalam agenda
tersebut, Zulhas sapaan Menko Bidang Pangan ini, melihat menu yang disajikan
kepada siswa. Ia menekankan bahwa koordinasi antara sekolah dan penyedia
layanan, yakni Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), harus berjalan intensif
agar kualitas makanan, kebersihan, dan keamanan tetap terjaga. Menurutnya,
sekolah memiliki kewenangan penuh untuk menolak makanan yang tidak sesuai
ketentuan. Bahkan, jika pelanggaran terjadi berulang hingga tiga kali,
operasional penyedia layanan dapat dihentikan.
Menteri Zulhas
juga menegaskan bahwa pengawasan program MBG tidak cukup hanya melalui laporan
administratif, tetapi perlu dibarengi pemantauan langsung di lapangan. Hal ini
penting karena program tersebut berkaitan langsung dengan pemenuhan gizi
generasi muda.
Di sisi lain,
ia mengingatkan agar temuan makanan yang tidak layak konsumsi tidak langsung
dipublikasikan di media sosial. Ia menyarankan agar permasalahan disampaikan
secara langsung kepada pihak penyedia untuk segera diperbaiki. “Tidak perlu
dijadikan konten. Sebaiknya makanan yang tidak sesuai langsung ditolak dan
dilaporkan kepada pihak SPPG. Jika pelanggaran terjadi hingga tiga kali, maka
izin operasional dapat dicabut,” tegasnya.
Selain MBG,
dalam lawatannya ke sejumlah daerah di Jawa Timur, Menteri Zulhas juga memantau
aspek ketahanan pangan, seperti distribusi pupuk, stabilitas harga bahan pokok,
hingga kondisi jaringan irigasi. Ia menyebutkan bahwa kegiatan monitoring ke
daerah merupakan bagian dari arahan Presiden RI Prabowo guna memastikan program
pemerintah berjalan efektif.
Ia juga
menyampaikan pesan Presiden RI Prabowo terkait pentingnya menjaga harga
kebutuhan pokok agar tetap stabil. Untuk itu, pemerintah daerah didorong aktif
menggelar pasar murah sebagai langkah konkret menjaga keterjangkauan harga bagi
masyarakat.
Dalam
kesempatan itu, Menteri Zulhas pun berinteraksi dengan para siswa. Ia
memberikan motivasi agar generasi muda berani memanfaatkan peluang dan percaya
diri tampil di depan umum. Menurutnya, potensi diri tidak akan berkembang tanpa
keberanian untuk menunjukkan kemampuan. Ia juga
mengingatkan pentingnya kesadaran lingkungan di lingkungan sekolah, termasuk
mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta membiasakan penggunaan botol
minum isi ulang.
Wali Kota
Probolinggo Dokter Aminuddin yang mendampingi kunjungan Menko Bidang Pangan
pagi itu, menyampaikan pemerintah daerah terus memperkuat pengawasan terhadap
pelaksanaan MBG guna mengantisipasi potensi keracunan makanan. Setiap sekolah
telah dibekali standar operasional prosedur (SOP) dalam penanganan makanan.
Ia
menambahkan, pengelolaan limbah dari dapur penyedia makanan juga mulai
dibenahi, salah satunya melalui pemanfaatan limbah organik menjadi pakan ternak
sebagai bagian dari upaya mendukung keberlanjutan lingkungan.