Kelurahan Sukoharjo Gelar Sosialisasi PHBS, Dorong Masyarakat Terapkan Hidup Sehat
Kelurahan Sukoharjo menggelar sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Rabu (6/5) di Aula Kelurahan Sukoharjo. Kegiatan ini mengusung tema “Gotong Royong Mewujudkan Kelurahan Mandiri Sehat Melalui 10 Indikator PHBS.”
Sosialisasi PHBS Kelurahan Sukoharjo
Kelurahan
Sukoharjo menggelar sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada
Rabu (6/5) di Aula Kelurahan Sukoharjo. Kegiatan ini mengusung tema “Gotong
Royong Mewujudkan Kelurahan Mandiri Sehat Melalui 10 Indikator PHBS.”
Sosialisasi tersebut diikuti
sekitar 40 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini bertujuan
untuk mendorong perubahan perilaku agar masyarakat terbiasa hidup bersih dan
sehat secara mandiri, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Camat Kanigaran, Purwantoro
Noviyanto, S.STP., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perubahan
perilaku masyarakat membutuhkan proses dan kerja sama semua pihak. Menurutnya,
kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan sering dianggap sepele, padahal
tidak mudah diterapkan secara konsisten di tengah masyarakat.
“Merubah perilaku masyarakat
seperti kebiasaan mencuci tangan terlihat sepele namun juga tidak mudah
dilakukan. Hal ini menjadi tantangan dan PR kita bersama,” ujarnya.
Hadir sebagai narasumber, Nurul
Hidayatullah, SKM dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana Kota Probolinggo menjelaskan mengenai 10 indikator PHBS yang perlu
diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Indikator tersebut meliputi persalinan
dengan bantuan tenaga kesehatan, pemberian ASI eksklusif, penimbangan balita
secara rutin, penggunaan air bersih, cuci tangan pakai sabun, penggunaan jamban
sehat, pemberantasan jentik nyamuk, konsumsi buah dan sayur, aktivitas fisik,
serta tidak merokok di dalam rumah.
Melalui
kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya penerapan PHBS
sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan.