Hangat dan Penuh Semangat, “Teman Bahagia” Warnai Pendopo Kanigaran
Suasana Pendopo Kecamatan Kanigaran tampak berbeda dengan kehadiran “Teman Bahagia” pada Jumat (13/2) pagi.
Teman Bahagia
Suasana
Pendopo Kecamatan Kanigaran tampak berbeda dengan kehadiran “Teman Bahagia” pada
Jumat (13/2) pagi. Sebanyak 19 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sudah
stabil atau dalam kondisi terkendali mengikuti kegiatan tersebut. Mereka hadir
didampingi keluarga, sebagian dijemput menggunakan mobil Puskesmas Kanigaran,
sementara lainnya datang dengan kendaraan pribadi.
“Teman Bahagia” merupakan
layanan kesehatan jiwa berbasis komunitas yang mengedepankan pemulihan,
pendampingan, serta dukungan sosial bagi ODGJ dan keluarganya. Dalam kegiatan
ini, peserta mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan fisik dan jiwa,
pemberian obat, serta edukasi dan konseling bagi keluarga.
Selain layanan medis, peserta
juga diajak mengikuti senam santai bersama untuk menjaga kebugaran dan
membangun semangat. Kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas sosial dan
keterampilan ringan guna mendukung kemandirian. Pada kesempatan kali ini,
peserta belajar menanam tanaman hias lidah mertua (Sansevieria), yang turut
dibantu siswa-siswi SMPN 10 Kota Probolinggo.
Camat Kanigaran, Purwantoro
Noviyanto, S.STP., M.Si., turut hadir didampingi Ketua TP PKK Kecamatan
Kanigaran, Anita Roosaria Noviyanto. Dalam suasana penuh keakraban, Ketua TP
PKK mengajak para peserta berkenalan serta berbagi cerita mengenai aktivitas
sehari-hari. Bahkan, beberapa peserta berani unjuk bakat, mulai dari menyanyi
hingga mengaji, yang disambut hangat oleh seluruh yang hadir.
Posyandu Jiwa “Teman Bahagia”
merupakan inovasi yang digagas oleh Puskesmas Kanigaran dan didukung oleh kader
posyandu jiwa. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap bulan di aula Puskesmas
Kanigaran. Namun kali ini, kegiatan dipindahkan ke Pendopo Kecamatan Kanigaran
untuk memberikan suasana baru dan menumbuhkan semangat berbeda bagi para
peserta.
Menurut dr. Ajeng Putih
Sekarningrum selaku penanggung jawab kegiatan, Posyandu Jiwa “Teman Bahagia”
bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga menciptakan ruang yang aman, positif,
dan suportif bagi ODGJ dan keluarganya agar tetap produktif, sehat secara
mental, serta diterima di lingkungan masyarakat.
Melalui
kegiatan ini, diharapkan para peserta semakin percaya diri dan mampu menjalani
kehidupan sosial secara lebih mandiri dengan dukungan keluarga dan lingkungan
sekitar.