Sukoharjo (15/6) – setahun lalu Kelurahan Sukoharjo meraih Piagam Kelurahan Tangguh Bencana (KALTANA) tingkat Pratama terbaik Prov. Jawa Timur. Kini Pemerintah mengajak warganya untuk meningkatkan kemampuan penanggulangan bencana, agar wilayah Sukoharjo aman dan terbebas dari Bencana apapun itu.

Protokol kesehatan diterapkan sebelum pelaksanaan Pelatihan, kegiatan dihadiri oleh warga Sukoharjo dengan kapasitas terbatas diwakili oleh Ketua RT dan RW, Anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), Kader Posyandu, Pengurus TP-PKK Kelurahan Sukoharjo, Tokoh Masyarakat, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Karang Taruna dan orang nomor satu di Kota Probolinggo, Wali Kota Probolinggo (Hadi Zainal Abidin, S.Pd., M.M., M.Hp).

Setibanya Wali Kota Probolinggo di Kelurahan Sukoharjo disambut oleh Camat Kanigaran, BABINSA dan BHABINKANTIBMAS, kali ini ada yang beda disekitar Wali Kota. Perbedaannya pada Pendamping beliau, biasanya didampingi atau dikawal oleh Ajudan, kini didampingi oleh Camat Mayangan (Muhammad Abbas, S.Sos., M.Si).

“Adanya kegiatan ini, diharapkan Warga dan Kelurahan Sukoharjo bisa terhindar dari Bencana. Kegiatan ini akan dilangsungkan selama 2 (dua) hari mulai tanggal 15-16 Juni 2021, diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan” ujar Agus Rianto, S.STP., M.Si (Camat Kanigaran) dalam sambutannya.

Habib Hadi Zainal Abidin saat sambutan

Bapak Wali Kota Probolinggo menyampikan dalam sambutannya, “Alhamdulillah, tahun lalu di salah satu wilayah Sukoharjo yang sering terjadi banjir tahunan sudah tidak terjadi banjir kembali, tapi Warga jangan terlena karena normalisasi aliran sungai perlu dilakukan. Apabila Masyarakat menemukan potensi akan gejala maupun masalah yang akan berdampak bencana, segera melaporkan ke Ketua RT / RW atau langsung ke Kelurahan, agar Pemerintah bisa melaksanakan mitigasi ataupun mengatasi Bencana.”

“Melalui pelatihan ini dapat membuka pola pikir agar tidak mudah menyalahkan Pemerintah. Masyarakat dapat memberi masukan dan mendukung Pemerintah sehingga dapat berjalan bersama dan menjaga satu sama lain” ujar Wali Kota.

“Saya berharap seluruh Warga di Kelurahan Sukoharjo menjalankan protoko kesehatan. Apabila ada warga yang OTS (oreng tambeng sarah), maka perlu terus diingatkan. Insyaallah kita semua diberi kekuatan dan kesehatan serta terhindar dari virus Corona ini” akhir pada sambutannya

Related Post