Berita Kecamatan

Kegiatan SPKP Episode I Tahun 2019

KANIGARAN –  Kecamatan Kanigaran ikut berpartisipasi dalam kegiatan Semarak Pagi Kota Probolinggo (SPKP) di Kecamatan Wonoasih yang diselenggarakan pada hari minggu tanggal 03 Maret 2019 yang berlangsung disepanjang Jalan Mastrip Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo.

Camat Kanigaran Kota Probolinggo Pudi Adji Tjahjo Wahono, S.Sos. M.Si mengatakan kegiatan SPKP ini terbukti mampu memberi hal positif dari berbagai aspek diantaranya memperkenalkan potensi yang ada di wilayah. Kemudian kita bisa mempromosikan dan menggali serta memperkenalkan potensi yang dimiliki para pelaku UKM yang menjadi binaan kami.

SPKP pertama di masa kepemimpinan Wali Kota Hadi Zainal Abidin dan Wawali HMS Subri. Ini menjadi bukti sebagai salah satu komitmen bahwa program yang baik dari kepemimpinan sebelumnya akan tetap dipertahankan.

Menurut Wali Kota Habib Hadi, SPKP punya banyak manfaat seperti memfasilitasi UMKM mengenalkan dan memasarkan produknya. “Ini sesuai dengan visi misi kami yang ingin mengembangkan UMKM di setiap tahunnya,” ujarnya saat menyampaikan sambutan di depan undangan dan masyarakat.

Dan, melalui SPKP Pemkot Probolinggo bisa menginformasikan tentang program pembangunan yang sudah dilaksanakan dan akan dipersiapkan. Disamping itu, kegiatan ini juga menjadi media menambah wawasan, pengetahuan dan saling bertukar informasi serta terjalinnya peluang kerjasama antara berbagai pihak.

SPKP kali ini digawangi Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Perikanan dan Kecamatan Wonoasih. Dalam laporannya, Camat Wonoasih Deus Nawandi menjelaskan ada 53 stand yang berpartisipasi dalam SPKP. Terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekolah, perusahaan, UMKM, industri hingga Pedagang Kaki Lima (PKL). SPKP diawali dengan tampilan yel-yel dari dari ibu-ibu Kelurahan Pakistaji disambung dengan Tari Javin Mandailing dari sanggar Panji Laras.

Deus juga menginformasikan pelatihan marketer online yang baru saja diadakan Kecamatan Wonoasih. “Manfaatkan marketer online dari Wonoasih untuk memasarkan produk yang ada. Marketer online ini juga berpotensi mengurangi pengangguran di usia muda dengan ekonomi kreatif,” ujar mantan Kasubag Protokol ini.

Tema SPKP episode pertama di Jalan Mastrip (depan makam China) hingga lapangan Wonoasih ini “Menciptakan pemilu damai untuk berkesinambungannya pembangunan dan penataan kawasan pesisir”. Untuk itu, wali kota pun mengingatkan masyarakat untuk menggunakan hak suaranya dan ikut menjaga ketertiban keamanan selama pesta demokrasi berlangsung.

“Saya ngecek ke gudang logistik KPU, melihat langsung kesiapan kotak suara dan surat suara. Surat suaranya sudah datang, yang belum datang dari surat suara DPRD Kota Probolinggo. Para calon legislatif ini, sabar dulu ya pasti nanti datang suratnya,” gurau Habib Hadi kepada pimpinan dan anggota DPRD yang hadir di SPKP.

Usai rangkaian acara seremonial, wali kota dan wawali bersama para pejabat meninjau stand SPKP satu per satu. Ada yang berbeda dalam SPKP di era wali kota baru ini, yakni meminimalisir bunyi sound system dan banyak melibatkan masyarakat dengan cara berinteraksi memberikan pertanyaan. Hasil UMKM di Kota Probolinggo pun hampir ada di semua stand.

 

Related Post