KANIGARAN – Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo Pada Hari Jum’at Tanggal 08 Maret 2019 melaksanakan kegiatan sosialisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM ) yang bertempat di Pendopo Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo. Jumlah undangan sebanyak 60 Orang dari unsur tokoh masyarakat, takoh agama dan RT/RW dengan narasumber dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kecamatan Kanigaran dan perwakilan dari Puskesmas Kanigaran

Sekretaris Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo Aries Rachmanto SP.MM dalam pembukaan acara tersebut mengatakan bahwa permohonan maaf dikarenakan ada agenda yang bersamaan maka Camat tidak bisa hadir. Lebih lanjut Sekretaris Kecamatan Kanigaran mengatakan bahwa dengan semakin dekatnya pesta demokrasi diharapkan semua unsur anggota forum kewaspadaan dini masyarakat ( FKDM ) turut ikut berperan dan menjaga keamanan, ketertiban diwilayahnya agar  pesta demokrasi berjalan dengan lancar dan sukses.

Sekretaris Kecamatan Kanigaran KOta Probolinggo Aries Rachmanto SP.MM juga menjelaskan bahwa sesuai Permendagri yang berlaku tahun ini nantinya FKDM akan ada dua kelembagaan yaitu untuk masyarakat dan untuk instansi pemerintah, kelembagaan tersebut saling bersinergi untuk mengantisipasi terkait kewaspadaan dalam berbagai hal dan selalu koordinasi. Kepala FKDM sekaligus selaku Narasumber dalam paparanya menjelaskan bahwa sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah adalah bertujuan untuk Pendeteksian, Pengidentifikasian, Menilai, Menganalisa, Menafsirkan dan Menyajikan Informasi dalam rangka memberikan peringatan dini untuk mengantisipasi berbagai potensi bentuk ATHG ( Ancaman Tantangan Hambatan Gangguan ) di Daerah yang dalam hal ini dilaksanakan oleh Pemerintah daerah dan masyarakat.

Lebih lanjut Sekretaris Kecamatan menjelaskan tentang fungsi Kewaspadaan Dini yaitu meningkatkan peran Kewaspadaan Pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat untuk memelihara kestabilan keamanan, ketertiban umum didaerah serta meningkatakan koordinasi, sinergitas antar perangkat daerah, beliau menjelaskan tentang tugas dan tanggung jawab Pemerintah Daerah, serta tugas Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah dan juga Tim Kewaspadaan Dini Daerah di Kecamatan yang ditetapkan oleh Walikota dan Dasar Hukum Pembentukan FKDM.

Pihak puskesmas kanigaran menambahkan pentingnya menguranggi angka wabah demam berdarah dengan program membasmi jentik nyamuk melalui pemberantas sarang nyamuk ( PSN ) dilakukan dengan cara 3M Plus. Mulai dari menguras, yaitu membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi dan ember air, tempat penampungan air minum. Menutup, yaitu menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air. Terakhir, memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD.

Related Post